Sistem Kontrol Suhu dan Laju Pemanasan Alat Pirolisis

Muhammad Amiruddin, Bambang Sutopo, Rochmadi Rochmadi

Abstract


Abstract— In the process of pyrolysis, heating rate and temperature is an important parameter to be controlled, because it affects the results of the process. Temperature of the heating process in the heating chamber dimensions 35cm × 20cm × 20cm, monitored with a thermocouple type K that have a measurement range of -200°C to 1300°C. Setting the heating element uses AC voltage control TRIAC phase control method. Control system using fuzzy logic control with input variable E (error), CE (change of error), the delay time of TRIAC trigger and temperature process to produce a variable output of delay time change of TRIAC trigger involving fuzzy rules. The results of this study have produced a system of control ranges from 0° to 700°C, and is able to provide maximum heating rate of 9.9°C/min over a temperature range of 100°C to 200°C and heating rate of a minimum of 4, 4°C/min over a temperature range of 600°C to 700°C. In descriptive statistics, temperature control has a maximum temperature range in 8.9°C at 700°C setpoint and the maximum standard deviation of 2.2 at 500°C setpoint
Intisari— Dalam proses pirolisis, laju pemanasan dan suhu merupakan parameter yang penting untuk dikendalikan, karena berpengaruh dalam hasil proses tersebut. Suhu proses pemanasan dalam ruang pemanasan berdimensi 35cm × 20cm × 20cm, dimonitor dengan termokopel jenis K yang mempunyai rentang pengukuran -200°C sampai dengan 1300°C. Pengaturan elemen pemanas menggunakan TRIAC dengan pengendalian tegangan AC metode kontrol fasa. Sistem pengendalian menggunakan kendali logika fuzzy dengan variabel input E (error), CE (perubahan error), waktu tunda picuan TRIAC dan suhu proses untuk menghasilkan variabel output berupa perubahan waktu tunda picuan TRIAC yang melibatkan aturan fuzzy. Hasil penelitian ini menghasilkan sistem yang mempunyai rentang pengendalian dari 0° sampai dengan 700°C, dan mampu memberikan laju pemanasan maksimal sebesar 9,9°C/menit pada rentang suhu 100°C sampai dengan 200°C dan laju pemanasan minimum sebesar 4,4°C/menit pada rentang suhu 600°C sampai dengan 700°C. Secara statistik deskriptif, pengendalian suhu mempunyai rentang suhu maksimal sebesar 8,9°C pada setpoint 700°C dan standar deviasi maksimal 2,2 pada setpoint 500°C.
Kata Kunci— pirolisis, termokopel, kendali logika fuzzy, TRIAC, kontrol sudut fasa, microcontroller.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v1i3.127

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI)

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id