Penapisan Artifak Logam pada Citra CT-scan dengan Spatial Filter

Andrey Nino Kurniawan, Thomas Sri Widodo, Indah Soesanti

Abstract


Abstract—The metal artifact where are produced on CT image can covered some area near metal artifact so it obstructed to define pixel value (CT number), which in turn it is dificult to define between normal and pathological tissues on a-CT image so metal artifact are need to reduce for help a diagnose. This research’s aim was performed to reduce metal artifact on a-CT image.
The method of this research is used spatial filtering with convolution technique where it aplicated to a-CT image with metal artifact and use image processing tool. A phantom with and without metal was scanned for to get an image data, and so CT image from patient where it have a metal artifact. The image data are filtering by seven filter where are different oneanother. Mean square error (MSE) was calculated to assessment performance of filters and a subjective assessment by the practitioners of CT-scan.
Metal artifacts are generally formed from 2-3 pixels and has the shortest distance between metal artifacts beam of 2-3 pixels so that the filters used have a filter window size is 5 pixels. The results of filtered image in general has decreased in quality, and the results of assessment of respondents, the filter that has been chosen by the respondent is filter 2 is as much as 29.03% and 0,010703 of MSE value. Therefore we can conclude that the filter 2 is the best filter of the seven filters are used to reduce metal artifacts and still maintain the image quality of CT-scan on visualize organ that can still be used for diagnosis

Intisari—Berkas artifak logam yang dihasilkan pada citra CT-scan menutupi bagian sekitarnya sehingga dapat mengganggu penilaian harga piksel (CT number) pada jaringan di sekitar logam dan nilai tersebut digunakan untuk menentukan apakah jaringan organ tersebut normal atau terdapat suatu kelainan sehingga artifak tersebut perlu dikurangi untuk membantu diagnosa yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi berkas artifak logam pada citra CT-scan.
Metode yang digunakan untuk pengurangan artifak logam ini adalah menggunakan spatial filter dengan teknik konvolusi yang diterapkan pada hasil rekontruksi citra CT-scan yang terdapat artifak logam dan menggunakan image processing tool (IPT). Data diperoleh dengan cara melakukan scanning pada phantom tanpa logam dan phantom dengan logam serta data sekunder dari pasien, kemudian dilakukan penapisan dengan tujuh macam tapis yang telah dipilih. Penilaian unjuk kerja dari tapis tersebut ditentukan dengan penilaian mean square error (MSE) dan penilaian secara subjektif oleh praktisi CT-scan. Berkas artifak logam secara umum terbentuk dari 2-3 piksel dan memiliki jarak terpendek antar berkas artifak logam sebesar 2-3 piksel sehingga tapis yang digunakan memiliki ukuran jendela tapis sebesar 5 piksel. Hasil citra tapis secara umum mengalami penurunan kualitas dan hasil penilaian reponden untuk tapis yang banyak dipilih adalah tapis 2 yaitu sebanyak 29,03% dan memiliki nilai MSE sebesar 0,010703. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tapis 2 merupakan tapis terbaik dari ketujuh tapis yang digunakan untuk mengurangi artifak logam dan masih mempertahan kualitas citra CT-scan pada ketampakan organ sehingga masih dapat digunakan untuk diagnosa.

Kata kunci—penapisan citra, CT-scan, artifak logam, mean square error


Full Text:

PDF

References


Sprowls, Perry, Jr,PhD, FACR, 1995, Physical Principle of Medical Imajing, second edition, Medical Physic Publishing, Medison, Wisconsin.

Mi-Jung Lee, M., MD, Sungjun Kim, MD, Sung-Ah Lee, MD, Ho-Taek Song, MD, Yong-Min Huh, MD, Dae-Hong Kim, PhD, Seung Hwan Han, MD, Jin-Suck Suh, MD, Overcoming Artifacts from Metallic Orthopedic Implants at High-Field-Strength MR Imaging and Multidetector CT

Yang, G.Z., P. Burgerb, D.N. Firmin, S.R. Underwooda, 1996, Structure Adaptive Anisotropic Image Filtering, akses : 9 Desember 2010 3:14 pm, http://www.sciencedirect.com/science?_ob=MImg&_imagekey= B6V09-3VVCMFD-J-1&_cdi=5641&_user=4555062&_pii= 0262885695010475&_origin=search&_zone=rslt_list_item&_coverDate=03%2F31%2F1996&_sk=999859997&wchp=dGLbVzz-zSkWA&md5=f2bc9f1ea78cb89cb723578236391677&ie=/sdarticle.pdf

Utaminingrum, Fitri , 2006, Penggunaan Multistage Adaptive Wiener untuk Meningkatkan Kualitas Citra Digital, Pascasarjana Universitas Brawijaya, akses : 8 Desember 2010 12:04 pm, http://ppsub.ub.ac.id/perpustakaan/abstraksi/tesis/18-06-07.PDF

Seeram, Euclid, 2000, Computed Tomography : Physical Principles, Clinical Applications, and Quality Control, Second Edition, W. B. Sounders Company, Canada.

Papp, Jeffrey, PhD,RT(R)(QM), 2006, Quality Management in The Imajing Sciences, third edition. Mosby Elsevier, Inc. Missoouri.

Bushong, S. C., 2000, Computed Tomography : Essential of Medical Imaging Series, The MacGraw-Hill Companies, New York.

Davis, J.R., ed., Handbook of Materials for Medical Devices, ASM International, 2003, ISBN 0-87170-790-X, p 195-7

Ahmad, U., 2005, Pengolahan Citra Digital Dan Teknik Pemprogramannya, Graham Ilmu, Yogyakarta.

Munir,Rinaldi, 2004, “Pengolahan Citra Digital Dengan Pendekatan Alogaritma”, Informatika , Bandung.

Gonzalez,R.C., Rafael,E.W., 2008, Digital Image Processing, Prentice Hall Inc, United Stated Of America.




DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v2i1.28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI)

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id