Fair Assessment pada Kolaborasi Pemodelan Persyaratan Perangkat Lunak UML

Danang Wahyu Utomo, Egia Rosi Subhiyakto, Defri Kurniawan

Abstract


Proses pengembangan perangkat lunak tidak dapat dilakukan secara individu. Masing-masing individu harus berkolaborasi untuk mencapai hasil maksimal yaitu perangkat lunak yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam pendidikan rekayasa perangkat lunak, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan mahasiswa lainnya dalam kerja tim. Berdasarkan RPS dan silabus Rekayasa Perangkat Lunak, mahasiswa harus mampu membuat dokumen SKPL dalam tugas kelompok. Namun, di sesi presentasi tugas akhir, masih banyak mahasiswa yang melakukan kesalahan dalam penyusunan SKPL. Mahasiswa masih melakukan kesalahan dalam menggunakan komponen diagram. Permasalahan lainnya adalah penilaian yang dilakukan dosen umumnya hanya melihat garis besar hasil kerja kelompok. Mahasiswa dalam tim tersebut akan mendapatkan nilai yang sama. Tidak ada perbedaan nilai antara mahasiswa yang aktif dan pasif. Dampaknya, mahasiswa yang aktif dapat menjadi pasif, karena pada tugas akhir nilai yang diperoleh tidak berbeda dengan anggota satu tim. Makalah ini mengusulkan pendekatan penilaian adil (fair assessment) untuk memberikan penilaian yang sesuai dengan komposisi tugas anggota dalam tim. Penilaian adil terdiri atas komponen penugasan, pemodelan use case diagram, dan proyek akhir. Selain itu, implementasi ulang dilakukan pada alat kolaborasi sebelumnya dengan mengganti model penilaian dan melakukan penambahan fitur seperti pencarian teman dan diskusi secara real time. Evaluasi melibatkan 55 mahasiswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak untuk menguji pendekatan penilaian dan fitur baru alat kolaborasi. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa setuju alat kolaborasi dengan penilaian adil layak digunakan dalam menunjang pembelajaran kolaborasi rekayasa perangkat lunak, khususnya pada pemodelan diagram UML.

Keywords


Fair Assessment; Rekayasa Perangkat Lunak; UML; Pembelajaran Kolaborasi; Pendidikan

Full Text:

PDF

References


T. Kilamo, I. Hammouda, dan M.A. Chatti, “Teaching Collaborative Software Development: A Case Study,” 2012 34th Int. Conf. Softw. Eng., 2012, hal. 1165–1174.

C.Y. Chen dan P.P. Chong, “Software Engineering Education: A Study on Conducting Collaborative Senior Project Development,” J. Syst. Softw., Vol. 84, No. 3, hal. 479–491, Mar.

A. Dennis, B.H. Wixom, dan R.M. Roth, System Analysis and Design, 4th Edition, New Jersey, USA: Wiley, 2009.

G. Sedrakyan, S. Poelmans, dan M. Snoeck, “Assessing the Influence of Feedback-Inclusive Rapid Prototyping on Understanding the Semantics of Parallel UML Statecharts by Novice Modellers,” Inf. Softw. Technol., Vol. 82, hal. 159–172, 2017.

E.R. Subhiyakto dan D.W. Utomo, “RMTool ; Sebuah Aplikasi Pemodelan Persyaratan Perangkat Lunak Menggunakan UML,” JNTETI, Vol. 6, No. 3, hal. 268–274, 2017.

D.W. Utomo, E.R. Subhiyakto, dan S. Ahmad, “Tool Enhancement for Collaborative Software Engineering Education,” Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Komun. 2015 (SENTIKA 2015), 2015, hal. 9–16.

D.W. Utomo dan E.R. Subhiyakto, “Assessing Novice Teams in Collaborative Software Engineering Education,” Semin. Nas. Apl. Teknol. Inf. 2016, 2016, hal. 23–28.

M. Keinänen, J. Ursin, dan K. Nissinen, “How to Measure Students’ Innovation Competences in Higher Education: Evaluation of an Assessment Tool in Authentic Learning Environments,” Stud. Educ. Eval., Vol. 58, hal. 30–36, 2018.

M.A. Conde, R. Colomo-Palacios, F.J. García-Peñalvo, dan X. Larrucea, “Teamwork Assessment in the Educational Web of Data: A Learning Analytics Approach Towards ISO 10018,” Telemat. Informatics, Vol. 35, No. 3, hal. 551–563, 2018.

A.E. Guerrero-Roldán dan I. Noguera, “A Model for Aligning Assessment with Competences and Learning Activities in Online Courses,” Internet High. Educ., Vol. 38, hal. 36–46, 2018.

T. Hooker, “Transforming Teachers’ Formative Assessment Practices Through Eportfolios,” Teach. Teach. Educ., Vol. 67, hal. 440–453, 2017.

J.M.R. Costa, R.M. Feitosa, dan C.R.B. de Souza, “Tool Support for Collaborative Software Development Based on Dependency Analysis,” 2010 6th Int. Conf. on Collab. Comput. Networking, Appl. Work. (CollaborateCom), 2010, hal. 1–10.

M. Qomaruddin, A.A. Rahman, dan N.A. Iahad, “User Acceptance Test of Computer-Assisted Problem- Based Learning Assessment Tool (CAPBLAT),” J. Educ. Learn., Vol. 8, Mo. 1, hal 71–77, 2014.

J. Chen, G. Qiu, L. Yuan, L. Zhang, dan G. Lu, “Assessing Teamwork Performance in Software Engineering Education: A Case in a Software Engineering Undergraduate Course,” 2011 18th Asia-Pacific Softw. Eng. Conf., 2011, hal. 17–24.

A. Dennis, B.H. Wixom, dan R.M. Roth, System Analysis and Design, 5th Edition, New Jersey, USA: Wiley, 2012.

R. Yunis dan K. Telaumbanua, “Pengembangan E-Learning Berbasiskan LMS untuk Sekolah, Studi Kasus SMA/SMK di Sumatera Utara,” JNTETI, Vol. 6, No. 1, hal. 32–36, 2017.

E. Susilo, F.D. Wijaya, dan R. Hartanto, “Perancangan dan Evaluasi User Interface Aplikasi Smart Grid Berbasis Mobile Application,” JNTETI, Vol. 7, No. 2, hal. 150–157, 2018.

D.W. Utomo, E.R. Subhiyakto, dan S. Ahmad, “Tool Enhancement for Collaborative Software Engineering Education,” Sentika, 2015, hal. 9–16.

E.R. Subhiyakto dan D.W. Utomo, “Software Testing Techniques and Strategies Use in Novice Software Teams,” J. Sist. Inf., Vol. 5, No. 5, hal. 556–562, 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v7i4.452

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI)

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id