Penentuan Kualitas Air untuk Perkembangan Ikan Lele Sangkuriang Menggunakan Metode Fuzzy SAW

Dony M Sihotang

Abstract


Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengimplementasikan metode Fuzzy Simple Additive Weighting (F-SAW) dalam penentuan kualitas air untuk perkembangan ikan lele Sangkuriang, dengan menggunakan enam kriteria, yaitu suhu, pH, DO, kecerahan, kadar plankton, dan bau, dengan menggunakan 15 alternatif (kolam). Terdapat dua skenario pengujian yang telah dilakukan dalam makalah ini untuk memperoleh tingkat akurasi sistem, yaitu: 1) hasil sistem dibandingkan dengan penilaian dari seorang pakar; dan 2) hasil sistem dibandingkan dengan asumsi bahwa alternatif dengan data terbaik harus mendapat peringkat pertama dan alternatif dengan data terburuk harus mendapat peringkat terakhir. Hasil yang diperoleh dari skenario pertama menunjukkan tingkat akurasi mencapai 87%, sedangkan hasil yang diperoleh dari skenario kedua menunjukan tingkat akurasi mencapai 100%.

Keywords


Kualitas Air; Ikan Lele Sangkuriang; Sistem Pendukung Keputusan; F-SAW

Full Text:

PDF

References


R. Zulkarnain dan T. Susilowati, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Ikan Lele Berkualitas Menggunakan Metode SAW,” Proc. KMSI, 2015, hal 434-441.

"Provinsi NTT dalam Angka,” Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2015.

C.E. Boyd, “Water Quality Management in Aquaculture”, Indian Council of Agricultural Research, 1984.

D. Rachmawati, I. Samidjan, dan H. Setyono, “Manajemen Kualitas Air Media Budidaya Ikan Lele Sangkuriang dengan Teknik Probiotik pada Kolam Terpal di Desa Vokasi Reksosari,” Pena Akuatika, Vol. 12, No. 1, hal. 24-32, 2015.

P.S. Leung, “Multiple Criteria Decision Making Applications in Fishery Managementater,” Int. J. Environmental Technology and Management, Vol. 6, No. 1-2, 2006.

Adriyendi, “Multi-Attribute Decision Making Using Simple Additive Weighting and Weighted Product in Food Choice,” I.J. Information Engineering and Electronic Business, Vol. 6, hal. 8-14, 2015.

D.M. Sihotang, “Perbandingan Metode Skoring dan Metode Fuzzy dalam Penentuan Zona Resiko Malaria di Pulau Flores,” JNTETI., Vol. 5, No. 4, hal. 302–308, Nov. 2016.

W. Wang, “Smallest Confidence Intervals for One Binomial Proportion,” Journal of Statistical Planning and Inference, Vol. 136, hal. 4293-4306, 2006.

E. Irfan dan K. Nilsen, “Comparison of Fuzzy AHP and Fuzzy TOPSIS Methods for Facility Location Selection,” International Journal advanced Manufacturing Technology, Vol. 39, No. 7-8, hal. 783-795, 2008.

M.K Sagar, P. Jayaswal, dan K. Kushwah, “Exploring Fuzzy SAW Method for Maintenance Strategy Selection Problem of Material Handling Equipment,” International Journal of Current Engineering and Technology, Vol. 3, No. 2, hal. 600-605, 2013.

E. Sediyono, A. Setiawan, dan D.R. Kaparang, “Fuzzy Simple Additive Weighting Algorithm to Determine Land Suitability for Crop in Minahasa Tenggara,” International Journal of Computer Applications, Vol. 84, No. 7, hal. 26-29, 2013.

Muktiani, Budidaya Lele Sangkuriang dengan Kolam Terpal, Yogyakarta, Indonesia: Penerbit Pustaka Paru Press, 2011.

“Volume Produksi Lele,” Direktorat Perikanan, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v7i4.453

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI)

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id