Deteksi Fibrilasi Atrium Menggunakan FAM yang Dikombinasikan dengan Grid Search

Mufida Eliana, Nuryani Nuryani, Anto Satriyo Nugroho

Abstract


Fibrilasi Atrium (FA) merupakan aritmia yang paling sering ditemui. FA memiliki banyak korelasi dengan kondisi medis lain dan memberikan risiko strok kepada penderita. Penelitian terhadap FA selalu menarik bagi peneliti dari multidisiplin ilmu, salah satunya dari bidang komputasi dengan fokus pengembangan deteksi otomatis. FA memiliki tiga karakteristik, yaitu irregularity interval RR, munculnya gelombang fibrilasi, serta hilangnya gelombang P. Dari ketiga fitur tersebut, irregularity merupakan fitur yang banyak dijadikan sebagai fitur utama. Pada makalah ini deteksi irregularity tersebut dilakukan dengan metode Finding Anomalies Arround the Mean (FAM) yang dikombinasikan dengan grid search. FAM merupakan metode yang mendeteksi irregularity dengan cara melakukan perbandingan berdasarkan nilai rata-rata yang dihasilkan oleh suatu kumpulan data. Dalam makalah ini, FAM memiliki dua parameter yang perlu dicari nilai optimalnya. Untuk keperluan tersebut, maka FAM dikombinasikan dengan grid search. Dalam implementasinya, grid search dapat menunjukkan kinerja yang baik, karena dalam sistemnya, grid search bekerja secara menyeluruh dan teratur. Kombinasi antara FAM dan grid search berhasil memberikan kinerja yang baik. Metode ini digunakan untuk menguji 22 data pasien dari MIT-BIH. Dengan menggunakan pendekatan dan data klinis, diperoleh akurasi, sensitivitas, dan specificity masing-masing 92,63%, 95,38%, dan 90,57%.

Keywords


Fibrilasi Atrium; Irregularity RR; FAM; Grid Search

Full Text:

PDF

References


F. Rahman dan E.J. Benjamin, “Classification and Epidemiology of Atrial Fibrilation,” in Atrial Fibrillation: A Multidisciplinary Approach to Improving Patient Outcomes, Vol. 4, M. Estes and A. L. Waldo, Eds., Minneapolis, USA: Cardiotext Publishing, 2015.

Y.G. Yap dan A.J. Camm, Essentials of Atrial Fibrillation, London, UK: Springer Healthcare, 2014.

M. Yazici, K. Ozdemir, dan B. Altunkeser, “The Effect of Diabetes Mellitus on the P-Wave,” Circ. J., Vol. 71, No. 6, hal. 880-883, 2007.

J. Cruz dan P. Dorian, “Clinical Evaluation of the Atrial Fibrillation Patient,” in Atrial Fibrillation: A Multidisciplinary Approach to Improving Patient Outcomes, Vol. 4, Minneapolis, USA: Cardiotext Publishing, 2015.

M. Shenasa dan A. Camm, Management of Atrial Fibrillation, Oxford, UK: Oxford University Press, 2015.

A. Roka, “Atrioventricular Conduction in Atrial Fibrillation:Pathophysiology and Clinical Implications,” in Atrial Fibrillation - Basic Research and Clinical Applications, Rijeka, Croatia: IntechOpen, 2011.

D.G. Wyse dan L. Burland, “Rhythm Management:Making the Choice Between Rate and Rhythm Control,” in Atrial Fibrillation: A Multidisciplinary Approach to Improving Patient Outcomes, Vol. 4, Minnepolis, USA: Cardiotext Publishing, 2015.

M. Munawar dan H. Sutandar, Buku Ajar Kardiologi, A. Tjokronegoro, Ed., Jakarta, Indonesia: Gaya Baru, 2003.

H. Trisnohadi, “Gangguan Irama Jantung yang Spesifik,” in Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Jakarta, Indonesia: Interna Publishing, 2009.

M. Das dan D. Zipes, Electrocardiography of Arrhytmias: A Comprehensive Review, Philadelpia, USA: Elsevier Saunders, 2012.

M. Carrara, L. Carozzi, T.J. Moss, M. d. Pasquale, S. Cerutti, M. Ferrario, D.E. Lake, dan J.R. Moorman, “Heart Rate Dynamics Distinguish Among Atrial Fibrillation, Normal Sinus Rhythm, and Sinus Rhythm with Frequent Ectopy,” Physiological Measurement, Vol. 36, No. 9, hal. 1873-1888, 2015.

D. Lake dan J. Moorman, “Accurate Estimation of Entropy in very Short Physiological Time Series: The Problem of Atrial Fibrillation Detection ini Implanted Ventricular Devices,” Am J Physiol Heart Circ Physiol, Vol. 300, No. 1, hal. H319-H325, 2011.

M. Eliana dan Nuryani, “Identification of Atrial Fibrillation Using Electrocardiographic RR-Interval Difference,” ICSAS, 2017, hal. 1-7.

A.L. Goldberger, L.A. Amaral, L. Glass, J.M. Hausdorff, P.C. Ivanov, R.G. Mark, J.E. Mietus, G.B. Moody, C.K. Peng, dan H.E. Stanley, “PhysioBank, PhysioToolkit, and PhysioNet: Components of a New Research Resource for Complex Physiologic Signals,” Circulation, Vol. 101, No. 23, hal. E215-E220, 2000.

Y.C. Yeh dan W.J. Wang, “QRS Complexes Detection for ECG Signal: The Difference Operation Method,” Computer Methods and Programs in Biomedicine, Vol. 91, hal. 245-254, 2008.

M. Thurman dan J. Janney, “The Diagnostic Importance of Fibrillatory Wave Size,” Circulation, Vol. XXV, hal. 991-994, 1962.

G.Y.H. Lip dan R.D.S. Watson, “ABC of Atrial Fibrillation: Differential Diagnosis of Atrial Fibrillation,” BMJ, Vol. 331, hal. 1495-1498, 1995.




DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v8i2.507

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id