Reduksi Peak to Average Power Ratio (PAPR) Menggunakan Teknik Clipping

Muhammad Fitrah Sugita, Risanuri Hidayat, Sri Suning Kusumawardani

Abstract


Orthogonal Frequency Division Multiplexing
(OFDM) memiliki kelemahan yang terletak pada tingginya
variasi daya. Variasi daya ini dinyatakan dalam peak-toavarage
power ratio (PAPR). PAPR merupakan perbandingan
antara daya maksimum dan daya rata-rata sinyal OFDM
pada rentang waktu tertentu. Nilai PAPR yang tinggi akan
mengakibatkan distorsi nonlinear saat beroperasi pada
perangkat non linear seperti high power amplifier (HPA).
Oleh karena itu, dibutuhkan teknik untuk meruduksi nilai
PAPR. Dalam tugas akhir ini, dilakukan simulasi reduksi
PAPR dengan menggunakan teknik clipping. Reduksi PAPR
dilakukan dengan melakukan clipping terhadap sinyal
keluaran blok IFFT yang memiliki nilai PAPR melebihi
clipping level yang nilainya ditentukan oleh clipping ratio
yang dalam pengujian ini menggunakan nilai clipping ratio 0,8
dan 1,4. Penggunaan clipping ini memberikan pengaruh
peningkatan kualitas complimentary cumulative distribution
function (CCDF) dan penurunan kualitas Bit Error Rate
(BER). Dan diketahui bahwa semakin kecil nilai clipping ratio
maka peningkatan kualitas CCDF akan semakin tinggi dan
penurunan kualitas BER akan semakin besar.

Frequency Division Multiplexing (OFDM) has a
weakness that lies at the high power variation. Power variation
is stated in peak-to-avarage power ratio (PAPR). PAPR is the
ratio between the maximum and average power of OFDM
signal at the certain time frame. High PAPR value will result
in nonlinear distortion when operating on non linear devices
such as high power amplifier (HPA). Therefore, it is
necessaryto find way to reduce PAPR value. In this paper, we
used PAPR reduction simulation using clipping techniques.
PAPR reduction is done by clipping of the output signal of
IFFT block which has a PAPR value exceeds the clipping level
clipping value is determined by the ratio of the test using the
clipping ratio is 0.8 and 1.4. Clipping provides complimentary
cumulative effect of improving the quality of the distribution
function (CCDF) and decreased quality of Bit Error Rate
(BER). Finally, the smaller the value of the clipping ratio
CCDF quality improvement will be higher and the BER
degradation will be even greater.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22146/jnteti.v1i1.9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI)

JNTETI (Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi)

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No 2. Kampus UGM Yogyakarta 55281
+62 274 552305
jnteti@ugm.ac.id